SMA PANGUDI LUHUR II SERVASIUS BEKASI
SMA Pangudi Luhur II Servasius - Jl. Kampung Sawah Bekasi 17431 - Indonesia  Telp. (021) 84593324/25 Fax. (021) 84593326
Rabu, 16 Oktober 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


25.11.2013 08:40:53 1218x dibaca.
BERITA
Refleksi Hari Guru 25 November 2013

Dalam rangka hari guru ada baiknya kita sebagai pendidik merefleksikan ajaran Ki Hajar Dewantoro yang menjadi landasan pendidikan di negeri kita.

Ing Ngarso Sun Tulodo

Ing ngarso mempunyai arti di depan / di muka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sun Tulodo adalah menjadi seorang guru harus mampu memberikan suri tauladan bagi peserta didik. Dalam ajaran Ki Hajar yang pertama ini menggambarkan situasi dimana seorang guru bukan hanya sebagai orang yang berjalan di depan, namun juga harus menjadi teladan (model) bagi orang-orang yang mengikutinya. Artinya seorang yang berada di depan jika belum memberi teladan maka belum pantas menyandang gelar ‘guru’.

Ing Madyo Mbangun Karso

Ing Madyo artinya di tengah-tengah. Mbangun berarti membangkitan atau menggugah dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari kata itu adalah seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat dan membangkitkan emosi peserta didik. Karena itu seorang guru harus mampu memberikan inovasi-inovasi dan menciptakan iklim atau lingkungan kelas yang lebih kodusif untuk keamanan dan kenyamanan peserta didik. Ajaran kedua ini sarat dengan makna kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama. Seorang pendidik/guru tidak hanya melihat kepada peserta didik yang didampinginya, melainkan ia juga harus berada di tengah-tengah mereka.

Tut Wuri Handayani

Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Tut Wuri Handayani berarti seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh peserta didik yang ada di sekitar agar kita bisaa menumbuhkan motivasi dan semangat yang berkobar-kobar. Ajaran yang ketiga ini merupakan semboyan dari dunia Pendidikan, yang tentunya mempunyai makna yang mendalam. Jika diartikan secara keseluruhan Tut Wuri Handayani bertujuan untuk menciptakan pribadi yang Mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Adapun dorongan tersebut dapat berupa moral dan semangat kepada orang lain. Maka dari itu, pendidikan mengambil semboyan ini dengan tujuan agar pendidikan menjadi sebuah perantara membentuk generasi mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Maka dimasa yang akan datang dengan pendidikan yang dimilikinya orang tersebut tidak akan mudah untuk diperalat.

Ketiga ajaran tersebut memiliki nilai luar biasa apabila mampu diterapkan di negeri ini dalam bidang pendidikan. Ki Hadjar Dewantara pasti sudah melihat bagaimana membuat konsep pendidikan yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Saya yakin apabila ajaran tersebut diterapakan dengan benar dan konsisten tidak ada lagi pemimpin yang korupsi, tidak ada lagi tawuran antarpelajar dan tidak ada lagi generasi pengekor. Mari kita sama-sama mewujudkan ajaran Ki Hadjar Dewantara sehingga akan terlahir pemimpin yang berkarakter di negeri ini.

Selamat merayakan. Terima kasih atas pengabdian yang besar mencerdaskan ANAK BANGSA. AMIN.

 

br-leofic








^:^ : IP 3.85.245.126 : 2 ms   
SMA PANGUDI LUHUR II SERVASIUS BEKASI
 © 2019  http://smaplservasius-jkt.pangudiluhur.org/