SMA PANGUDI LUHUR II SERVASIUS BEKASI
SMA Pangudi Luhur II Servasius - Jl. Kampung Sawah Bekasi 17431 - Indonesia  Telp. (021) 84593324/25 Fax. (021) 84593326
Selasa, 26 September 2017  - 2 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


06.09.2017 09:34:31 27x dibaca.
ARTIKEL
Character Building 2017

Character Building merupakan kegiatan tahunan yang wajib diikuti oleh siswa kelas X SMA Pangudi Luhur II Servasius. Tahun ini Character Building diadakan di Citra Alam Riverside, Puncak Bogor pada tanggal 24 – 25 Agustus 2017 dengan jumlah peserta 185 siswa. Sesuai dengan nama kegiatannya, dalam kegiatan ini siswa dilatih untuk mengenal dirinya sendiri sehingga bisa menemukan potensi yang ada dalam diri masing-masing. Dipandu oleh Bapak Anton Binsar dari “Jejak Kita” kegiatan ini berjalan dengan sangat menarik dan menyenangkan. Bukan hanya itu, para peserta juga banyak mendapat hal positif.

Di hari pertama, para peserta diberikan beberapa permainan kelompok. Lego Reconstruction merupakan permainan dengan 3 bagian penting. Konseptor adalah orang yang bisa melihat susunan lego yang sebenarnya. Mediator adalah orang yang menerima pesan dari konseptor dan akan menyampaikan ke eksekutor yang selanjutnya akan menyusun lego sesuai dengan pesan dari mediator. Dalam permainan ini peserta diajarkan cara berkomunikasi yang efektif. Biasanya kita lebih sering berbicara daripada mendengarkan. Namun dalam permainan ini kita dituntut untuk menghargai apa yang disampaikan orang lain. Permainan ini akan berhasil bila kita bersikap tenang dan perhatian guna untuk memberikan kesempatan kepada teman berbicara.

Selain permainan di atas, ada satu permainan yang tidak kalah menarik. Permainan itu adalah Bunjhie Jump Possible. Dalam permainan ini, peserta harus bisa mengambil bola yang berada di tengah kotak besar. Siswa dibekali 10 buah tali panjang. Aturan dalam permainan ini, peserta tidak boleh menyentuh tanah yang berada dalam kotak. Permainan ini membuat para peserta berpikir kritis dan kreatif. Banyak cara yang mereka coba demi mendapatkan bola-bola itu. Ada yang membuahkan hasil, ada pula yang tidak membuahkan hasil. Namun mereka terus mencoba selama waktu yang ditentukan masih ada. Ide mereka bermacam-macam. Ada yang mengikat badan mereka dengan tali, kemudian mereka menjatuhkan diri kedalam kotak sedangkan tali ditarik atau ditahan oleh beberapa teman, dan ada satu teman yang menahan kaki supaya tidak terjatuh. Terlihat kelompok lain lebih kreatif, tali yang disediakan dibentuk semacam tandu kemudian satu peserta tidur telungkup diatasnya lalu diangkat teman-teman yang lain. Dengan cara ini peserta bisa ambil bola dengan lebih cepat.

Satu permainan penutup dihari pertama adalah membuat jembatan agar bisa dilalui mobil-mobilan yang dikendalikan dengan remote control. Hampir semua kelompok mampu menyelesaikan misi ini. Kemudian jembatan yang sudah dibuat oleh masing-masing kelompok dirangkai menjadi satu jembatan panjang. Jembatan itu bukan lagi jembatan kelompok namun jembatan angkatan. Terakhir ada satu peserta yang mengoperasikan remote control untuk mengendalikan mobil-mobilan agar bisa melalui jembatan ini. Permainan ini menyadarkan para peserta bahwa waktu panjang, selama 3 tahun akan mereka lalui bersama di sekolah ini. Tentunya akan banyak halangan, rintangan, beban yang tidak ringan yang harus mereka lalui. Namun mereka punya satu misi yang sama yaitu belajar sebaik mungkin di Pangudi Luhur, bersama-sama menjaga nama baik Pangudi Luhur, dan tentunya adalah lulus bersama dari sekolah Pangudi Luhur.

Setelah berkegiatan sehari di lapangan, peserta diajak untuk mengendapkan apa yang mereka dapat sehari itu. Disebuah aula kecil para peserta dipandu oleh satu fasilitator untuk lebih mengenal siapa dirinya dalam komunitas kecil SMA Pangudi Luhur II Servasius. Peserta diharapkan mengenal betul siapa dirinya dan menyadari betapa pentingnya keberadaan orang-orang disekitarnya. Orangtua, teman dilingkungan tempat tinggal, guru, teman-teman sekolah. Banyak orang yang berpengaruh dihidup masing-masing peserta dan tidak semuanya berpengaruh positif. Ada yang mendukung, ada yang biasa saja, ada yang membuat sedih, kecewa, bahagia, merasa terabaikan dan semua itu memang harus dihadapi. Peserta diharapkan mampu bertahan dalam keadaan apapun. Terakhir, peserta mendoakan orang-orang disekitar mereka, semua, tanpa terkecuali, bahkan orang yang tidak disukainya sekalipun. Kegiatan hari kedua peserta diminta untuk menuliskan dan mempresentasikan rencana hidupnya 10 tahun yang akan datang secara real dan terperinci, akan kuliah dimana, mengambil jurusan apa, kapan akan menyelesaikan kuliah, bekerja di mana setelah kuliah dan rencana lain yang mungkin akan diraih dalam 10 tahun mendatang. Dari kegiatan-kegiatan ini siswa diharapkan mampu mengenal betul siapa dirinya, meninggalkan pengalaman-pengalaman buruk dan “growing together” untuk meraih masa depan yang cerah baik di SMA Pangudi Luhur II servasius maupun di kehidupan yang mendatang.

( Maria Riska Wikantari S.Pd )








^:^ : IP 54.158.248.167 : 2 ms   
SMA PANGUDI LUHUR II SERVASIUS BEKASI
 © 2017  http://smaplservasius-jkt.pangudiluhur.org/